WAMENA, MJ News, Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H menekankan tujuan kegiatan Grand Final Putra-Putri Pariwisata tahun 2025 adalah sebagai even pertunjukkan bakat dan talenta sekaligus promosi budaya dan potensi ekonomi kabupaten Jayawijaya, Rabu, 17 September 2025.
Kegiatan Pemilihan Putra/Putri Pariwisata adalah agenda rutin setiap kabupaten yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, “pemilihan putra/putri pariwisata merupakan agenda tahunan daerah melalui OPD terkait yang bertujuan untuk membina, menggali serta memupuk bibit-bibit muda berbakat dan berprestasi untuk mengembangkan diri dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif” ujar Bupati dalam sambutannya.
Lebih lanjut Bupati sebut, “yang terbaik akan menjadi duta pariwisata kabupaten Jayawijaya yang mampu dan handal dalam melestarikan, mempromosikan hingga mengeksplorasi budaya lokal, sehingga dapat meningkatkan peran serta pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber penghasilan daerah”
Bupati mengajak peserta berpikir lebih besar dari sebatas menjuarai iven tahunan ini tetapi kontribusi nyata mereka, “namun saya mau sampaikan bahwa dalam momen ini kalau semua adalah pemenang dan sudah menjadi duta-duta pariwisata, karena akan mempromosikan produk-produk pariwisata lokal melalui busana, aksesoris dari tangan kreativitas anak Jayawijaya, ide kreatif dan inovatif untuk peningkatan dunia pariwisata. Itu nilainya penting sekali”
Murip juga mengajak sekolah dan Perguruan Tinggi untuk bergandeng tangan membina kawula muda, “saya menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan perguruan tinggi yang telah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak didik untuk turut serta dalam kompetisi ini. Sebagai bagian dari masyarakat kabupaten Jayawijaya, dukungan dari sekolah dan perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk memajukan industri pariwisata lokal, melalui pelaksanaan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata, ekonomi kreatif, eksplorasi budaya dan lainnya kiranya dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat”ujarnya.
Engelbert Surabut, kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kepada wartawan mediajayawijaya.org menyampaikan kemanfaatan dari kegiatan pemilihan putra putri pariwisata ini, “kegiatan ini rutin tiap tahun kita lakukan yang bertujuan pada edukasi generasi muda bahwa budaya adalah suatu hal yang unik dan perlu dipertahankan, ini milik kamu yang perlu dipertahankan. Berikutnya adalah daerah ini (Jayawijaya) unik dan beda dengan potensi pariwisata yang sangat menjanjikan, sehingga kita sampaikan kepada generasi muda bahwa perlu dipromosikan kepada Indonesia maupun luar negeri. Sehingga ini menjadi daya tarik para pengunjung” tegasnya. (MJ.MW).

