YOGYAKARTA, MJ News: Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH mengutus Meki Wetipo, S.IP., M.Si, salah satu anggota Staf Khusus (Stafsus) menghadiri kegiatan mahasiswa Jayawijaya Se-Jawa, Bali dan Sumatera. Kegiatan dimaksud telah sukses diselenggarakan pada 28-31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 di Villa Taman Eden I, Kaliurang, Yogyakarta.
Badan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Besar Pelajar Mahasiswa Pegunungan Jayawijaya (BPP. IKB – PMPJ), Se-9 Koordinator Wilayah (Korwil) untuk Jawa, Bali dan Sumatera telah sukses menyelenggarakan kegiatan akbar dua tahunan ini. Kegiatan ini merupakan hajatan organisasi tertinggi internal mahasiswa Pegunungan Jayawijaya tiga kota studi dimaksud.
Dua kegiatan utama yang didorong dalam setiap iven dua tahunan ini adalah Musyawarah Besar (Mubes) dan Peranyaan Natal. Tahun 2025 merupakan Mubes ke-12 sejak organisasi ini didirikan 12 tahun lalu.
Berdasarkan mekanisme organisasi yang alot, akhirnya pada Mubes XII tahun 2025 ini, telah terjadi pergantian pengurus pusat dari sebelumnya Haris Asso kepada ketua terpilih baru, Sonny Asso, Korwil Semarang – Salatiga. Ketua terpilih mendapatkan tugas terdesak yaitu menyusun komposisi kepengurusannya dan mendorong Rapat Kerja (Raker) organisasi. Dalam Raker akan didorong beberapa agenda yang tertunda dalam Mubes XII diantaranya, pembahasan program kerja, pembahasan AD/ART organisasi, Pelantikan dan Pengukuhan kepengurusan serta penentuan Mubes XIII dan Natal IKB-PMPJ tahun 2029.
Tanggapan para pihak
Bupati Jayawijaya melalui Stafsus, memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaran kegiatan Mubes dan Natal, “setiap kegiatan positif yang menyiapkan kader orang muda pemimpin masa depan Jayawijaya, pasti pemerintah dukung penuh dengan tetap mempertimbangkan kondisi daerah. Maka untuk kegiatan ini, pemerintah telah memberikan dukungan penuh baik materi maupun kehadiran” ujar Meki.
Lanjut Wetipo, “kehadiran pemerintah memang agak lambat yaitu menyesuaikan di tanggal 30 Desember 2025 sampai dengan berakhirnya tanggal 1 Januari 2026. Pada kesempatan ini dapat dianalisa apa kekurangan dan kelebihan dari kegiatan seperti ini yang mana akan menjadi laporan kepada Bupati untuk dievaluasi pada waktu yang akan datang” lanjutnya.
Fransiska Dabi, ketua Panitia Mubes XII dan Natal IKB-PMPJ mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, “Saya menyadari waktu 1 tahun bukan sedikit untuk mempersiapkan kegiatan bersama ini. Saya juga meyakini bahwa tanpa Bapak/Ibu rekan-rekan badan pengurus dan panitia, hal begini sangat mustahil. Maka, sangat patut saya selaku Ketua Panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang terlibat, pemerintah daerah, Bapak Bupati dan Wakil, Ketua dan Pengurus yang lama, rekan Panitia, setiap korwil dan juga dukungan doa orang-orang tua di Wamena. Tuhan Yesus memberkati semuanya dan membalas kebaikan semua bapak/ibu dan rekan semua. Waaaaa Waaaa” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, ketua demisioner, Haris Asso menyampaikan apresiasi kepada panitia dan ketua terpilih, “Saya mewakili badan pengurus yang didemisionerkan menyampaikan banyak terima kasih atas perjalanan panjang dua tahun yang berlalu. Juga meminta maaf yang sebesar-besarnya atas tidak terlaksanannya beberapa program atau mungkin tidak sesuai kehendak kawan-kawan semua. Selanjutnya perhatian kita bersama kepada kepengurusan baru. Memimpin organisasi tidak gampang, harus saling menopang. Banyak kegiatan tertunda yang direncanakan pada Raker, harus kita kawal bersama” tutupnya.
Sonny Asso ketua terpilih mengajak mahasiswa, senioritas dan pemerintah bergandeng tangan, “atas kepercayaan sekaligus tanggungjawab baru yang diberikan, saya sangat berterima kasih, mari kita bekerja dan berjalan bersama. Saya mengajak, mahasiswa, senioritas alumni Jawa, Bali dan Sumatera dan Pemerintah Daerah untuk sama-sama bergandeng tangan menjadikan wadah mahasiswa sebagai pusat pembinaan kepemimpinan dan keterampilan bagi pemimpin masa depan Jayawijaya” ujar Asso.
Mewakil senioritas IKB-PMPJ Se-Jawa, Bali dan Sumatera, Jery Dabi memberikan semangat persatuan, “kita sudah saling kenal selama kegiatan beberapa hari, kita sudah belajar dari satu dengan yang lain selama Mubes dan semua kegiatan yang disiapkan panitia agar kita bisa menjadi pempimpin. Tidak ada istilah tidak bisa, semua pasti bisa tergantung kita mau coba atau tidak. Yakinkan diri kalian harus mampu menjadi pemimpin mulai dari diri, di asrama, di kampus. Jayawijaya butuh pemimpin yang matang dan professional. Disini tempatnya dan sekarang waktunya” tutup Dabi dalam arahan depan Api Unggun sambil menyambut tahun baru 2026.
Mubes XII dan Natal IKB-PMPJ tahun 2025/2026 di Yogyakarta diikuti hampir 300 mahasiswa dengan kota studi Yogyakarta sebagai tuan rumah. Korwil lain yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Jakarta, Bandung, Semarang – Salatiga, Surabaya, Malang, Bali maupun Sumatera.
Rangkaian kegiatan sesuai rundown yang dibagikan antara lain; Mubes XII (prosesi organisatoris) sampai terpilihnya ketua baru, diskusi panel yang diisi oleh perwakilan pemerintah daerah dan senioritas, Pertandingan persahabatan, Doa Akhir Tahun dan menyambut Tahun Baru 2026 serta Penutupan kegiatan dengan bakar batu dan makan bersama. (MJ.MW).

