WAMENA, MJ News, Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP., M.KP sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara, pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke – 67 yang jatuh pada 1 Oktober 2025, mengajak generasi muda Jayawijaya untuk memaknai hari Kesaktian Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa, Rabu, 01 Oktober 2025.
Perayaan Hari Kesaktian Pancasila adalah kewajiban bagi setiap warga negera Indonesia, buka Ronny Elopere kepada wartawan, “hari Kesaktian Pancasila ini, seluruh Indonesia wajib memperingati. Kami Jayawijaya baru saja selesai upacara yang mana bertepatan dengan 1 Oktober. Puji Tuhan teman-teman Kesbangpol telah mengambil bagian dan telah kami laksanakan dengan baik”ujar Wakil Bupati.
Harapan Wakil Bupati Jayawijaya kepada generasi Muda, “saya berharap kepada generasi bangsa yang ada di Jayawijaya memaknai hari Kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila merupakan pemersatu bangsa”.
Lanjut Elopere, moment ini mengingatkan kita kembali kepada para pahlawan, “hari Kesaktian Pancasila bahkan juga mengingatkan kita kembali untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah mendahului kami” tutupnya.
Tema umum perayaan hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.
Kesaktian Pancasila dirayakan tanggal 1 Oktober tiap tahunnya sebagai momentum untuk memperingati G30S/PKI pada 30 September 1965. Sebuah peristiwa yang telah menelan banyak korban jiwa.
Pada peristiwa ini, setiap warga negara diharapkan untuk memaknai diantaranya tiga hal penting :
- Meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.
- Mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur.
- Menjadi pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya persatuan dan keutuhan bangsa.
Sesuai dengan undangan yang beredar, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila untuk kabupaten Jayawijaya telah berjalan baik dan lancar. Semua ASN yang hadir mengenakan baju sesuai hari kerja, putih – hitam.
Dari pantauan wartawan mediajayawijaya.org, peserta upacara tidak terlalu banyak sebagaimana apel rutin tiap pagi Senin dan Kamis. Bahkan ada beberapa OPD (lebih dari 5) yang ada papan namanya namun tidak ada orang. (MJ.MW).

