JAYAWIJAYA, MJ News — Pemerintah Kabupaten Jayawijaya tengah mematangkan persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Wamena yang akan digelar selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Desember 2025. Sejumlah rangkaian kegiatan disiapkan dengan konsep sederhana namun bermakna, melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, Petrus Mahuse, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama panitia kecil yang dibentuk khusus untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Perayaan tahun ini kami kemas berbeda agar tidak terkesan monoton. Konsepnya sederhana, tetapi tetap bermakna dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” kata Mahuse.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 8 Desember 2025 dengan Pameran Mini yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), menampilkan berbagai produk usaha mikro kecil seperti noken dan kerajinan tangan khas Jayawijaya. Pada hari yang sama juga akan digelar Pojok Inovasi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jayawijaya sebagai ruang promosi kreativitas pelaku usaha lokal.
Pada 9 Desember 2025, kegiatan akan diisi dengan jalan santai bersama masyarakat dengan titik start dan finish di Kantor Bupati Jayawijaya. Panitia menyiapkan berbagai doorprize untuk menarik partisipasi warga.
Sementara itu, 10 Desember 2025 akan diisi dengan kegiatan budaya Noken Street yang digagas oleh Dinas Pariwisata, menampilkan kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Wamena.
Puncak perayaan HUT ke-69 Kota Wamena pada 10 Desember juga akan dirangkaikan dengan upacara resmi, ibadah syukur lintas agama yang difasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), makan bersama antara pemerintah dan masyarakat, serta pemutaran Video Trom yang mendokumentasikan perjalanan kepemimpinan dan pembangunan Jayawijaya hingga usia 69 tahun.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga akan mengundang para tokoh perintis serta mantan pejabat sipil dan TNI-Polri yang telah berjasa dalam pembangunan daerah.
Untuk mendukung pengamanan dan pengemasan acara, pemerintah melibatkan Batalion 756 Wimane Sili, Kodim 1702 Jayawijaya, serta Polres Jayawijaya. Panitia kecil yang diketuai Plt Sekda Jayawijaya bertanggung jawab atas koordinasi teknis seluruh kegiatan.
“Perayaan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus refleksi atas perjalanan panjang Kota Wamena serta arah pembangunan ke depan,” ujar Mahuse.(*)

