WAMENA, MJ News – Dalam Rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) Gereja Kemah Injil (GKI) Klasis Baliem Yalimo yang ke-171 di Tanah Papua pada 5 Februari 2026, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar jalan santai dan aksi peduli lingkungan di pusat Kota Wamena, Jumat (30/1/2026).
Diketahui kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayawijaya, dr Idawati Waromi Murip, didampingi para pendeta se-Klasis GKI Baliem Yalimo.
Usai melakukan jalan santai dan aksi bersih sampah, Ketua Pelayanan Harian Majelis Jemaat GKI Betlehem Wamena, Pdt Maulina F. Sigalingging, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar berolahraga, tetapi juga wujud kepedulian gereja terhadap kebersihan lingkungan.
Gereja, menurut dia, tidak hanya menyampaikan firman di mimbar, tetapi hadir melalui aksi nyata menjaga dan melestarikan alam ciptaan Tuhan.
Pada kesempatan itu, gereja juga mengajak warga jemaat mengurangi penggunaan sampah plastik agar Wamena menjadi kota yang bersih dan bebas dari sampah plastik.
Ia berharap kegiatan tersebut memberi dampak positif, tidak hanya bagi jemaat, tetapi juga masyarakat luas agar lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Sementara itu, PLT Kepala DLH Dr. Idawati Waromi Murip, menyampaikan apresiasi kepada Klasis GKI Baliem Yalimo atas keterlibatan gereja dalam menyosialisasikan pentingnya kebersihan lingkungan.
Ia menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan tersebut dan berkomitmen terus bekerja sama dengan jemaat dan masyarakat Jayawijaya untuk menjaga lingkungan tetap bersih demi kesehatan bersama.
Kegiatan bertema Kebersamaan dan Kebersihan ini diikuti antusias warga jemaat GKI Baliem Yalimo dan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Selain memeriahkan HUT PI ke-171, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Peringatan HUT Pekabaran Injil ke-171 bagi warga jemaat GKI Baliem Yalimo akan dipusatkan di Gereja GKI Eklesia Pike pada 5 Februari 2026.(MJ.AH)

