Close Menu
  • Kabar Jayawijaya
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olaraga
    • Perempuan & Anak
    • Kriminal
    • Pariwisata & Seni Budaya
    • Polhukam
    • Pendidikan & Kesehatan
  • Kabar Daerah
    • Kabar Papua Pegunungan
    • Tanah Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Adventorial
  • Opini
Gabung Whatsapp Channel
  • WhatsApp

© Media Jayawijaya 2025. Developed by  Loteng Kreatif

Facebook YouTube X (Twitter) Instagram
Minggu, Januari 25
Info Update
  • Akhirnya FSAH I 2026 Berakhir 31 Januari Setelah Sebulan Pelaksananaannya. Apa Filosofi, Bentuk Kegiatan dan Siapa Pesertanya?
  • Bupati Jayawijaya Tinjau Kelompok Tani Kopi Walelagama, Dorong Kemandirian Ekonomi
  • Dewan Adat Hubula Keluarkan Himbauan Jaga Kedamaian di Wilayah Jayawijaya dan Lapago
  • Bupati Jayawijaya Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke Lima Distrik
  • Pemkab Jayawijaya Pastikan Situasi Wamena Aman Pasca Keributan Kelompok Yali–Lani
  • Bupati Jayawijaya Dorong Perdamaian Konflik Warga Yali–Lani di Wamena
  • PSSI Papua Pegunungan Gandeng Diskominfo Jayawijaya untuk Publikasi dan Live Streaming Liga 4 Papeg
  • Gateway Starlink Telkomsel Beroperasi di Wamena, Perkuat Akses Internet Pegunungan Papua
Ninawene Media JayawijayaNinawene Media Jayawijaya
  • Kabar Jayawijaya
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olaraga
    • Perempuan & Anak
    • Kriminal
    • Pariwisata & Seni Budaya
    • Polhukam
    • Pendidikan & Kesehatan
  • Kabar Daerah
    • Kabar Papua Pegunungan
    • Tanah Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Adventorial
  • Opini
Login
Ninawene Media JayawijayaNinawene Media Jayawijaya
Beranda » Jayawijaya Tetapkan 31 Juli sebagai Hari Rekonsiliasi: Aktivitas Publik Dihentikan 13 Jam

Jayawijaya Tetapkan 31 Juli sebagai Hari Rekonsiliasi: Aktivitas Publik Dihentikan 13 Jam

RedaksiBy RedaksiJuli 22, 2025 Kabar Jayawijaya 5 Views
Foro bersama usai Rapat Pendahuluan Kegiatan Rekonsiliasi daerah kaubpaten Jayaewijaya - Dok MJ News
Bagikan
Facebook Twitter Copy Link WhatsApp


WAMENA, MJ News — Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, menetapkan tanggal 31 Juli 2025 sebagai Hari Rekonsiliasi Daerah dan meluncurkan gerakan “Jayawijaya Berdoa” yang akan berlangsung serentak di seluruh distrik dan kampung. Selama pelaksanaan kegiatan ini, seluruh aktivitas publik akan dihentikan selama 13 jam penuh, mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIT, sebagai bentuk tobat massal dan seruan doa lintas agama
.

Kebijakan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, yang menilai rekonsiliasi sangat penting untuk mempererat kembali hubungan sosial dan spiritual masyarakat pasca berbagai konflik horizontal dan persoalan keamanan yang selama ini terjadi di wilayah pegunungan tengah Papua.

“Kami ingin Jayawijaya memulai lembaran baru dengan gerakan bersama, untuk mohon ampun, introspeksi, dan memperkuat persatuan. Semua warga, tanpa kecuali, kami minta ambil bagian dalam doa dan puasa, baik di rumah maupun di tempat ibadah masing-masing,” tegas Bupati Murib di Wamena, Jumat (18/7/2025).

Semua Aktivitas Dihentikan, Termasuk Transportasi dan Perdagangan

Berdasarkan Surat Edaran Bupati Jayawijaya Nomor 100-3.4.2/2531/BUP, selama pelaksanaan “Jayawijaya Berdoa”, seluruh aktivitas pemerintahan, pendidikan, perdagangan, transportasi, dan sosial kemasyarakatan akan dihentikan sementara.

Kegiatan ini mencakup:

  1. Penutupan semua kantor (pemerintah, swasta, BUMN/BUMD)
  2. Penangguhan penerbangan komersial dan kargo
  3. Penutupan pasar, toko, warung, kafe, dan tempat usaha
  4. Larangan kegiatan sosial dan keramaian di ruang publik

Bupati juga telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Gubernur Papua Pegunungan, Kementerian Dalam Negeri, dan tujuh kabupaten tetangga agar seluruh kendaraan dari luar tidak masuk ke ibu kota Jayawijaya selama kegiatan berlangsung.

“Kami sudah koordinasikan dengan maskapai, bandara, serta otoritas jalan untuk menghentikan sementara semua transportasi ke dan dari Wamena,” ujar Murib.

Ibadah dan Puasa Bersama, Lintas Agama dan Suku

Gerakan “Jayawijaya Berdoa” akan diawali dengan ibadah tobat pada 30 Juli, dipimpin oleh 17 denominasi gereja yang tergabung dalam forum lintas gereja. Masyarakat Kristen, Islam, Hindu, dan agama lainnya diajak melaksanakan ibadah dan doa puasa secara serentak pada 31 Juli dari pagi hingga sore.

“Warga Kristen dapat ibadah di rumah atau gereja. Umat Muslim silakan doa dan puasa di masjid, begitu pula agama lainnya. Intinya kita bersatu dalam semangat doa,” ujar Ketua Panitia Rekonsiliasi, Pdt. John Tabuni.

Sosialisasi intensif telah dilakukan sejak 18 Juli 2025 oleh Pemkab bersama TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, kepala kampung, dan organisasi masyarakat. Mereka mengajak seluruh warga menyukseskan momentum ini sebagai bagian dari pemulihan moral dan sosial masyarakat pegunungan.

Layanan Darurat Tetap Beroperasi

Meskipun seluruh aktivitas publik dihentikan, layanan darurat dan vital tetap siaga, seperti:

  1. Rumah sakit, puskesmas, dan klinik
  2. Ambulans dan mobil jenazah
  3. PLN, Damkar, Satpol PP
  4. Pengamanan oleh TNI dan Polri

Pemerintah meminta masyarakat menyiapkan kebutuhan pokok lebih awal, terutama bahan makanan dan obat-obatan, untuk menghindari kendala saat seluruh aktivitas ditutup pada 31 Juli.

Rekonsiliasi Jayawijaya: Refleksi dan Harapan Baru

Langkah besar ini dipandang sebagai langkah preventif untuk menurunkan eskalasi konflik, mencegah bencana, serta memperkuat keharmonisan sosial dan budaya di wilayah yang selama ini menjadi barometer stabilitas Papua Pegunungan.

Menurut pengamat sosial dari Universitas Cenderawasih, Dr. Yunus Rumbiak, inisiatif ini merupakan contoh pendekatan budaya dan spiritual dalam membangun perdamaian.

“Daripada pendekatan represif, pemerintah mengambil langkah simbolik yang menyentuh hati warga. Ini model bagus yang bisa diadaptasi daerah lain di Papua,” ujarnya kepada wartawan.

Catatan untuk Masyarakat:

  1. Hindari aktivitas di luar rumah mulai 05.00 hingga 18.00 WIT pada 31 Juli.
  2. Lakukan ibadah dan doa secara tertib dan sesuai ajaran agama.
  3. Pantau informasi resmi dari Pemkab dan panitia rekonsiliasi.

Reporter: Tim Redaksi
Sumber: Antara Papua, Koran Vox, Odiyaiwuu.com, dan dokumen resmi Pemkab Jayawijaya

Jayawijaya Tetapkan 31 Juli sebagai Hari Rekonsiliasi
Dapatkan update melalui channel WhastApp
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp Copy Link
Previous ArticlePemda Jayawijaya Gerebek Lokasi Judi, Miras, dan PSK: 13 Orang Diamankan
Next Article Bupati Athenius Murib: Kopdes Merah Putih Jadi Langkah Strategis Bangun Ekonomi Rakyat di Jayawijaya

Related Posts

Akhirnya FSAH I 2026 Berakhir 31 Januari Setelah Sebulan Pelaksananaannya. Apa Filosofi, Bentuk Kegiatan dan Siapa Pesertanya?

Januari 24, 2026

Bupati Jayawijaya Tinjau Kelompok Tani Kopi Walelagama, Dorong Kemandirian Ekonomi

Januari 24, 2026

Dewan Adat Hubula Keluarkan Himbauan Jaga Kedamaian di Wilayah Jayawijaya dan Lapago

Januari 22, 2026

Bupati Jayawijaya Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke Lima Distrik

Januari 22, 2026

Pemkab Jayawijaya Pastikan Situasi Wamena Aman Pasca Keributan Kelompok Yali–Lani

Januari 21, 2026

Bupati Jayawijaya Dorong Perdamaian Konflik Warga Yali–Lani di Wamena

Januari 21, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Menu
  • Kabar Jayawijaya
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olaraga
    • Perempuan & Anak
    • Kriminal
    • Pariwisata & Seni Budaya
    • Polhukam
    • Pendidikan & Kesehatan
  • Kabar Daerah
    • Kabar Papua Pegunungan
    • Tanah Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Adventorial
  • Opini
Berita Terkini

Akhirnya FSAH I 2026 Berakhir 31 Januari Setelah Sebulan Pelaksananaannya. Apa Filosofi, Bentuk Kegiatan dan Siapa Pesertanya?

By RedaksiJanuari 24, 2026 Jayawijaya 16 Views

WAMENA, MJ News: Festival Sekolah Adat Hugulama – Hubulama (FSAH) Ke – 1 Tahun 2026…

Bupati Jayawijaya Tinjau Kelompok Tani Kopi Walelagama, Dorong Kemandirian Ekonomi

Januari 24, 2026

Dewan Adat Hubula Keluarkan Himbauan Jaga Kedamaian di Wilayah Jayawijaya dan Lapago

Januari 22, 2026

Bupati Jayawijaya Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke Lima Distrik

Januari 22, 2026

Pemkab Jayawijaya Pastikan Situasi Wamena Aman Pasca Keributan Kelompok Yali–Lani

Januari 21, 2026

Bupati Jayawijaya Dorong Perdamaian Konflik Warga Yali–Lani di Wamena

Januari 21, 2026
Lihat Topik Berita Lain
  • Kabar Jayawijaya
  • Pendidikan

Akhirnya FSAH I 2026 Berakhir 31 Januari Setelah Sebulan Pelaksananaannya. Apa Filosofi, Bentuk Kegiatan dan Siapa Pesertanya?

Januari 24, 2026

Bupati Jayawijaya Tinjau Kelompok Tani Kopi Walelagama, Dorong Kemandirian Ekonomi

Januari 24, 2026

Dewan Adat Hubula Keluarkan Himbauan Jaga Kedamaian di Wilayah Jayawijaya dan Lapago

Januari 22, 2026

Bupati Jayawijaya Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke Lima Distrik

Januari 22, 2026

HMKJ Wamena Desak Pemkab Lani Jaya dan Yahukimo Selesaikan Kasus Pembunuhan Secara Kekeluargaan

Januari 19, 2026

Angka HIV-AIDS Melambung 5.721: KPA Jayawijaya Gandeng 15 Pokja Galakkan Sosialisasi

November 26, 2025

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Dokter Senior dan Tenaga Kesehatan Berprestasi di Hari Kesehatan Nasional

November 14, 2025

Pemkab Jayawijaya Gelar Apel HKN ke-61, Wakil Bupati Tekankan Transformasi Layanan Kesehatan Hingga Kampung Terpencil

November 14, 2025

Ninawene Media Jayawijaya – Mewartakan Kabar Tentang Kita

Facebook Instagram YouTube

Kabar Daerah

  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Seni dan Budaya
  • Kriminal
  • Hukum
  • Lingkungan

Berita

  • Papua Pegunungan
  • Jayawijaya
  • Papua
  • Nasional
  • Internasional

Adventorial

  • Berita Foto
  • Editorial
  • Pers Relase
  • Video
  • Reportase

© Media Jayawijaya 2025. Developed by  Loteng Kreatif

  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Iklan dan Kerjasama

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?