WAMENA, MJ News: Laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya per 2014 – 2025, angka HIV/AIDS di kabupaten Jayawijaya mencapai 5.721. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayawijaya mengandeng 15 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Kelompok Kerja (Pokja) Se-Jayawijaya untuk mengalakkan sosialisasi, penemuan pasien baru dan pendampingan terhadap ADHIV, Senin, 24 November 2025.
Benny Wetipo, SH, Ketua KPA Kabupaten Jayawijaya memimpin pertemuan bersama 15 perwakilan LSM dan Pokja di Aula kantor KPA Jalan Pikhe, Distrik Hubikiak. Pertemuan ini membahas pembagian tugas pekerjaan dan penjelasan pembagian dana advokasi.
“Kami baru selesai pertemuan tindak lanjut kegiatan termin kedua KPA. Kami bermitra terutama dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan tetapi juga LSM, Pokja dan lainnya” ujar Benny.
Lebih lanjut menurut ketua KPA, hari ini kami panggil LSM dan Pokja untuk membahas program dan menyerahkan dana sesuai kondisi Dana KPA,
“Inti dari pertemuan hari ini adalah kami (KPA) menyerahkan dana kepada Pokja, LSM maupun organisasi lain yang tadi saya sebut. Kemudian cara kerjanya sesuai tupoksi mereka masing-masing, ada yang sosialisasi melalui putar film, ada yang sosialisasi di jalan-jalan, ada juga yang mendampingi Orang Dengan HIV AIDS (ODHA)”.
Pelaporan akan menjadi kunci utama dalam menjalin kolaborasi dengan mitra lokal yang ada di Jayawijaya,
“Ketika mereka punya laporan aktif, kami akan terus kolaborasi dan kerjasama untuk masa-masa yang akan datang. Karena kami butuh laporan, kami butuh data setiap kegiatan dari mitra-mitra kami” sambungnya.
Laporan Termin I
Pada termin I tahun ajaran 2025, KPA Jayawijaya telah melakukan beberapa kegiatan besar misalnya, Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi badan pengurus KPA yang baru, penyusunan program bersama mitra selama 2 hari, membagikan Paket Makanan Tambahan (PMT) atau nutrisi kepada ODHIV melalui 15 PKM mitra KPA se-Jayawijaya.
Selain beberapa kegiatan diatas, KPA Jayawijaya juga menjadi salah satu mitra Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dalam perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke – 61, pada 12 November 2025.
Perkembangan Angka HIV/AIDS di Jayawijaya
Plt. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Jayawijaya, Lesman Tabuni, pada kesempatan membagikan Paket Makanan Tambahan (PMT) kepada Orang dengan HIV/AIDS melalui Rumah Sakit (RS) dan 15 Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), pada Senin, 1 September 2025 memaparkan data terkini HIV/AIDS di Jayawijaya.
“Angka orang dengan HIV/AIDS di Jayawijaya per Februari 2025 cukup tinggi dengan total 5.721 orang. Sepanjang 2014 – 2025, ada sekitar 513 yang telah meninggal dunia. Pasien yang aktif menjalani terapi Antiretroviral (ARV) sebanyak 892 orang”.
Situasi ini memperlihatkan bahwa persoalan HIV/AIDS di Jayawijaya cukup serius. Dan untuk itu, membutuhkan kerjasama semua pihak, tidak hanya pemerintah tetapi juga swasta, pihak gereja, tokoh masyarakat, tokoh adat, perempuan maupun pemuda” ujarnya (sumber: mediajayawijaya.org).
LSM/Pokja yang turut hadir dalam pertemuan KPA ini antara lain, Komunitas Dukungan Sebaya (KDS), Shelter, Klinik VCT, Ganjar, Komunitas Jual Beli, Komunitas Lintas Batas, PKBI, dan lainnya (MJ.MW).

