WAMENA, MJ News – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan menghadapi tantangan besar dalam pelayanan publik akibat kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hal ini dikatakan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Yohanes P. Lani, S.Kom, M.PWK saat ditemui di Wamena pada Senin (26/1/2026).
PLT Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jayawijaya Yohanes P. Lani, S.Kom, M.PWK meminta tambahan tenaga dan fasilitas kantor untuk meningkatkan pelayanan publik,
“Kekurangan SDM ini menjadi faktor penghambat dalam pelayanan kami. Kami tidak dapat melayani masyarakat dengan maksimal karena keterbatasan tenaga dan juga fasilitas,” katanya.
Kekurangan SDM ini juga berdampak pada kualitas pelayanan. Masyarakat harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan, dan kadang-kadang harus kembali lagi karena dokumen tidak lengkap.
Dikatakan saat ini, ASN di kantor Dukcapil Jayawijaya berjumlah 18 orang, termasuk kepala, dan operator berjumlah 12 orang, baik yang berstatus PNS maupun honorer.
“Kami minta supaya mungkin ke depan Pak Bupati, dan Pak Wakil, dapat memberikan tenaga tambahan ke kami, tapi juga termasuk fasilitas kantor. Karena fasilitas sangat kurang memungkinkan untuk kami melakukan pelayanan secara prima,” katanya.
Selain itu kata Lani, fasilitas kantor yang kurang memadai, seperti kursi yang sudah rusak, membuat masyarakat tidak nyaman saat duduk mengantri.
“Kadang masyarakat datang, duduk di kursi yang mungkin sudah hampir patah, ini menjadi bahan evaluasi buat kami sendiri dan juga untuk pimpinan kami,” ujarnya.
Dinas Dukcapil berharap agar pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan mereka untuk meningkatkan pelayanan publik.
“Kami berharap agar pemerintah dapat memberikan tenaga tambahan dan fasilitas kantor yang memadai untuk kami melakukan pelayanan yang lebih baik,” tutupnya. (MJ.AH)

