WAMENA, MJ News: Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Kampung Wouma (induk), Urbanus Itlay bersama masyarakat kampung Wouma, distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya secara gotong royong melakukan pengecatan pada fasilitas gereja Katolik, Kapela Yesus Elalin Wouma di kampung Wouma, Senin, 26/01/2026.
Hal ini di katakan Plt Kepala kampung Wouma atas kesepakatan bersama untuk penggunaan dana Kampung dari dana Tahap II
“Kami Desa (kampung) Wouma ada Lima (5) Rukun Tetangga (RT) dan kegiatan renovasi gereja dan pagar gereja yang kami sedang lakukan ini atas kesepakatan seluruh aparatur kampung, ketua-ketua, RT dan masyarakat kampung Wouma”, bukanya.

Lanjut Itlay, di kampung Wouma induk ini hanya ada satu gereja, maka sebagai bentuk perpuluhan, kami warga bersepakat untuk kasih buat Tuhan dulu,
“Kami Distrik Wouma kali sebelah ada dua gereja dan ini sesuai kesepatan para orang tua dulu tahuan 90an. Satu gereja Katolik di kampung Wouma dan satu lagi GKI di kampung Logonoba. Jadi kami berpikir, awal tahun pemerintahan bapak Bupati dan Wakil Bupati, sebagai perpuluhan kita kerja untuk Tuhan, itu maksud kami” ujar Itlay sambil tersenyum.
Urbanus menghimbau agar masyarakat Wouma harus selalu menjaga kekompakan, “saya selaku kepala kampung Wouma sangat berharap agar masyarakat kampung Wouma, distrik Wouma kedepan tetap menjaga kekompakan dan kerja sama yang baik demi pembangunan masyarakat kampung Wouma distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya. Daerah ini sering disebut daerah konflik, maka ketika kita kompak dan kerja sama baik, pasti setiap masalah dapat diselesaikan dengan baik” harapnya.
Petrus Ikinia – Selaku sekertaris II Pengurus Lingkungan Kapela Yesus Elalin Wouma, mengucapkan banyak terima kasih kepada Plt Kepala kampung Wouma, dan masyarakat serta umat yang telah membantu pengecatan dan perehapan pagar di area lingkungan gereja selama dua hari berturut-turut.
“Tuhan Yesus memberkati Plt Kepala kampung Wouma, aparatur kampung serta masyarakat kampung Wouma yang selama dua hari kerja di lingkungan gereja ini” ujarnya.
Perehaban dan pengecetan ini dilakukan selama dua hari oleh puluhan warga kampung Wouma. Fasilitas yang dikerjakan antara lain Gedung gereja (tempat ibadat), Gedung Sosial Katolik (sosial katolik) sebagai tempat pertemuan, bagunan toilet serta pagar keliling lingkungan gereja. (MJ.HL)*