MANDA, MJ News — Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menghadiri acara peresmian dan pengguntingan pita Sekretariat Noken Pelangi Suku Walak Lima Distrik di wilayah Manda dan sekitarnya, Selasa (23/1/2026).
Kehadiran Bupati Atenius Murip menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan identitas budaya lokal sekaligus pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Jayawijaya, termasuk Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan, Kapolres, pimpinan dan anggota DPR Kabupaten Jayawijaya, Tim Penggerak PKK, OPD, lima kepala distrik, 39 kepala kampung, serta masyarakat Suku Walak.
Dalam sambutannya, Bupati Atenius Murip menegaskan bahwa Noken Pelangi merupakan identitas khas Suku Walak yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi.
“Noken Pelangi bukan hanya simbol budaya, tetapi juga bagian dari UMKM yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Kini produk ini sudah berkembang menjadi topi, selendang, pakaian, hingga sepatu bermotif pelangi,” ujar Atenius.
Bupati juga mengapresiasi inisiatif masyarakat yang membangun gedung sekretariat secara swadaya, sebagai wujud kemandirian dan semangat kolektif dalam menjaga budaya dan ekonomi lokal.
“Pemerintah daerah bersama DPR akan terus mendorong usaha-usaha kreatif masyarakat agar mampu berkembang dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Selain itu, Atenius Murip menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga mendorong penguatan identitas budaya wilayah lain, termasuk Noken Cendawasih dari kawasan Bomta serta motif khas dari wilayah Bolakme, Tagime, Tagineri, dan Melalome.
Kehadiran Bupati dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkab Jayawijaya untuk mendukung pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi lokal, dan penguatan identitas masyarakat adat. (MJ/EK)*

